Bila ada wabah penyakit, yang paling mengkhawatirkan adalah kemampuannya untuk menyebar ke daerah lain. Beberapa penyakit menyebar dari satu negara ke negara lain, sementara yang lain tetap terbatas pada asal-usul wabah. Penyakit yang menyebar di berbagai negara disebut "Pandemi" sedangkan "Epidemi" masih menyebar di area atau wilayah yang terbatas misal satu daerah/negara. Untuk lebih jelas mengenai perbedaan keduanya, kita lihat perbedaan masing-masing keduanya.
Apa itu Epidemi?
Konsistensi adalah faktor umum yang menjadi ciri suatu penyakit. Beberapa penyakit dapat menyebar dengan sangat cepat dan dapat tumbuh melampaui jumlah individu yang diharapkan di suatu tempat atau daerah dan waktu tertentu. Epidemi adalah terjadinya suatu penyakit yang mempengaruhi sebagian besar populasi di wilayah geografis yang luas pada waktu tertentu.
Apa itu Pandemi?
Pandemi adalah penyebaran epidemi di seluruh dunia. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, untuk suatu penyakit yang disebut pandemi maka harus memenuhi dua syarat. Pertama, ia harus menyebar ke seluruh dunia dari satu negara ke negara lain. Kedua, terjadinya penyakit harus dilihat yang berarti orang yang berpenyakit harus menunjukkan tanda atau gejala-gejala tertentu.
Perbedaan Antara Pandemi dan Epidemi
Berdasarkan definisi masing-masing dari Pandemi dan Epidemi, kita bisa membedakan keduanya. Pertama, epidemi adalah penyakit menular, atau virus yang mempengaruhi banyak individu di area tertentu. Misalnya, jika wabah flu babi terjadi dia China, itu akan dianggap sebagai epidemi asalkan penyakit ini menyebar terbatas hanya di Negara China saja. Kejadian epidemi melebihi kasus yang biasanya diharapkan untuk penyakit atau infeksi tertentu.
Di sisi lain, Epidemi bisa disebut menjadi Pandemi selama Epidemi penyakit menular atau virus menyebar ke luar negeri atau meluas jauh melewati batas-batas wilayah seperti antar negara, bahkan antar benua. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, sebuah pandemi dapat mempengaruhi ribuan hingga jutaan orang di berbagai belahan dunia.
Contoh Epidemi dan Pandemi
Pertama, mari kita lihat contoh epidemi. Pada tahun 1976, Ebola ditemukan di Afrika untuk pertama kalinya. Penyakit virus diperkirakan berasal dari gorila, kelelawar buah, atau simpanse. Sejak saat itu, wabah penyakit sudah umum terjadi. Namun, wabah tahun 2014, yang dimulai di Afrika Barat, tersebar di wilayah Afrika Barat. Epidemi menewaskan ribuan orang yang mengklaim nyawa lima puluh sampai sembilan puluh persen dari mereka yang terinfeksi.
Sekarang mari kita lihat contoh pandemi. Pada tahun 1918, menjelang akhir Perang Dunia I, sebuah virus flu unik bernama Flu Spanyol ditemukan di salah satu Pangakalan Militer Amerika Serikat di Kansas. Hanya enam bulan sejak penemuan tersebut, virus tersebut telah menyebar ke berbagai belahan dunia lain, dan diperkirakan telah membunuh antara 20 sampai 100 juta orang. Dipercaya bahwa lebih dari 500 juta orang di seluruh dunia mengidap penyakit ini.
Sumber: worldatlas.com

0 comments